31 August 2016

TANTANGAN KBB #53 TRIPLE CHOCOLATE MOUSSE CAKE

Pertamakali liat email dari KBB untuk tantangan 53 ini saya agak ragu untuk mencobanya. Dipostingan saya beberapa waktu lalu, saya sudah pernah mengatakan kalau saya tidak berbakat dalam membuat cake, Apalagi melihat bahan dan cara buatnya ada beberapa hal yang tidak familiar dengan saya, plus saya juga tidak memiliki loyang springfom.


Setelah berkali-kali membaca resepnya, kemudian membandingkan dengan resep lainnya, melihat youtube cara pembuatannya akhirnya saya bertekad menaklukan tantangan ini meskipun dengan hasil yang gagal nantinya. dengan bantuan google, saya mencari tahu beberapa hal yang tidak saya mengerti. Dengan pengetahuan seadanya saya mencobanya meskipun demikian saya sudah membayangkan kalau cake ini nanti bakal berakhir di tempat sampah nantinya. Kegagalan di depan mata (lebay dot com).


Memulainya pagi hari dengan mencincang coklat, kemudian berhenti dan meyakinkan hati lagi dengan menonton youtube berkali-kali.

Karena saya tidak memiliki springfom  pan, saya menggunakan plastik mika dengan membentuknya seperti ring, mengunci kedua ujungnya dengan stampler. Ide ini saya dapatkan di salah satu blog, sayangnya saya lupa alamat blognya.

plastik mika sebagai cetakan pengganti loyang springfom
Kemudian untuk pemanggangan cake dengan metode waterbath (au bae marin) saya tidak merendam pan dalam air karena saya tidak memiliki aluminium foil. Saya mendapat trik dari cakefever.com, trik 2 rak. Loyang berisi adonan di letakkan di atas rak sementara loyang yang terisi air di letakkan di bawah rak.

tekhnik au bae marine dengan rak susun
Saya pun memodifikasi jumlah dari beberapa bahan diresep ini, seperti jumlah coklat yang saya kurangi karena pengalaman saya untuk resep-resep luar  negeri biasanya sangat manis dan khusus untuk lapisan white chocolate saya hanya menggunakan setengah resep karena orang rumah tidak begitu suka dengan aroma colat putih. Dan karena alasan yang sama saya menambahkan glaze siram untuk lapisan atas cake ini sehingga aroma coklat putih bisa tertutupi.  

Saat membuat cake-nya saya merasa kegagalan sudah di depan mata, ketika mencampur coklat telur butter dengan kocokan putih telur gula, adonan terasa encer, berminyak dan tidak menyatu. Setelah dipanggang cake-nya sangat lembek. Tapi saya tetap lanjut, dalam hati berkata gagalpun akan tetap saya laporkan. Dan setelah melewati semua tahap, Cake yang awalnya saya pikir bantat ternyata hasilnya begitu memuaskan, apalagi rasanya benar-benar mantap manisnya juga pas banget. Suami sampai request cake ini buat lebaran idul adha nanti...hehehe senang rasanya.

Berikut resep dari tantangan KBB #53
TRIPLE CHOCOLATE MOUSSE CAKE

Bahan:
Cake
170 gram      semisweet chocolate berkualitas tinggi, cincang (resep asli 10 oz = 289 gram)
4 buah           telur
70 gram        gula pasir
¼ sdt             garam (saya skip karena menggunakan salted butter)
1 sdt              vanili
110 gram      butter suhu ruang  (resep asli 1/2 cup)

Lapisan Chocolate Mousse
170 gram      semisweet chocolate berkualitas tinggi, cincang (resep asli 10 oz = 289 gram)
355 ml          heavy whipping cream 
1 sdt             unflavored gelatin
2 sdm           air dingin

Lapisan Chocolate Mousse
80 gram       semisweet chocolate berkualitas tinggi, cincang (resep asli 7 oz)
250 ml         heavy whipping cream (resep asli 1 1/2 cups)
1 sdt             unflavored gelatin
2 sdm           air dingin

Cara pembuatan:

Cake
  1. Panaskan oven 1800C. olesi loyang ukuran 24 cm dengan butter/margarine, lapisi dengan kertas panggang, olesi lagi dengan butter/margarine.(Resep asli menggunakan Loyang bongkar pasang/springfoam).  Cake akan dipanggang dalam waterbath (au bain marie), saya menggunakan trik panggang rak susun
  2. Lelehkan chocolate pada panas rendah pada doule boiler
  3. Tempatkan putih telur dalam mangkuk besar, tambahkan 1/3 bagian gula pasir kemudian kocok dengan kecepatan rendah. Secara bertahap tingkatkan kecepatan dan teruskan mengocok hingga fluffy, kemudian tambahkan sisa gula dan vanili. Kocok lagi hingga semua gula larut dan berbentuk meringue mengkilap (hamper soft peak)
  4. Menggunakan whisk, campur mentega ke dalam cokelat leleh hingga tercampur, lalu tambahkan kuning telur. Tambahkan separuh bagian adonan putih telur ke dalam adonan cokelat, aduk perlahan. Lalu tambahkan adonan putih telur yag tersisa ke dalam adonan coklat, aduk rata.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang, panggang 26-28 menit (hingga tes tusuk gigi menunjukkan bagian tengah kue matang).
  6. Keluarkan cake dari oven dan biarkan dingin di suhu kamar, putar pisau di sekeliling loyang dan keluarkan cake. Cetak cake menggunakan plastik mika yang telah di bentuk bulat sehingga cake yang akan kita gunakan tertinggal dalam plastic mika tersebut. Masukkan dalam kulkas.




Lapisan Chocolate Mousse
  1. Letakkan cokelat yang telah di cincang ke dalam mangkuk tahan panas.
  2. Dalam wadah kecil, lunakkan gelatin dengan 2 sdm air dingin. Sisihkan.
  3. Didihkan 150 ml heavy whipping cream, tuang di atas cokelat cincang, aduk perlahan hingga halus dan cokelat meleleh. Jika cokelat tidak meleleh sepenuhnya, panaskan kembali campuran cokelat pada panas rendah dan terus aduk hingga meleleh.
  4. Panaskan gelatin yang sudah lunak dengan api kecil, aduk untuk melarutkannya. Jika sudah tidak ada gumpalan, adukkan gelatin ke dalam cokelat leleh.
  5. Kocok 200 ml heavy whipping cream yang tersisa hingga soft peak. (Jangan over whip!!!)
  6. Adonan cokelat harus bebas dari gumpalan dan suhu harus sekitar 270C
  7. Tambahkan sekitar separuh dari whipped cream ke cokelat dan kocok perlhan hingga semua tercampur, kemudian aduk dengan tekhnik aduk lipat (fold)  whipping cream yang tersisa.
  8. Tuang mousse di atas cake yang didinginkan dalam ring plastic mika, ratakan permukaannya dengan spatula. Tempatkan kembali dalam kulkas


Lapisan White Chocolate Mousse

  1. Untuk lapisan white chocolate mousse ini, gunakan cara kerja lapisan chocolate mousse diatas dengan menggunakan cokelat putih yang telah di cincang. Hati-hati agar cokelat putih tidak terlalu panas saat di lelehkan, jika terlalu panas cokelat akan terpisah dan tidak bisa di gunakan lagi.
  2. Tuang mousse cokelat putih di atas lapisan chocolate mousse. Dinginkan kembali di kulkas.




Saya menambahkan cokelat glaze siram sebagai topingnya, berikut bahan dan cara kerjanya:
Glaze
70 gram chocolate, cincang
80 gram heavy whipping cream (di timbang)
3 sdm madu
1 sdm minyak goring

Cara kerja :

Panaskan heavy whipping cream, matikan api. Masukkan madu dan minyak, aduk rata.
Tuang glaze di atas white chocolate mousse. Dinginkan kembali di kulkas minimal 4-5 jam atau semalaman.
Sebelum di sajikan, putar pisau tipis di sekeliling cetakan, dan buka plastik mika perlahan.

Triple chocolate mousse siap di santap.


Tantangan KBB kali ini, sangat berkesan buat saya, apalagi hasilnya begitu perfect menurut orang rumah hehehe. Dan tidak lupa saya ucapkan "Selamat Ulang Tahun yang ke 9 buat KBB, semoga makin hebat"

31 May 2016

Kue Sarang Semut (Caramel Cake Indonesia) Tantangan #KBB52

Ini resep tantangan kedua buat saya dari KBB. Sumpah saya deg-degan mengeksekusi resep ini karena saya karena saya jarang sukses kalau bikin cake. Entah cakenya melengket di cetakan, cakenya tidak mengembang bahkan kadang mentah bagian tengahnya hehehehe.


Saya sempat menunda-nunda untuk mengikuti tantangan kbb #52 ini. Sempat malah kepikiran untuk izin aja hehehe. Tapi setelah browsing tips dan trik resep ini, akhirnya saya memberanikan diri mengeksekusinya.


Kue Sarang Semut (Caramel Cake)
Resep by Erik Kusuma

Note: pakai takaran cangkir gelas belimbing (vol ± 200 ml)
Bahan A:
500 gr                          gula pasir putih
2 gelas                         air suhu ruang
Masak gula hingga jadi karamel. Masukkan air saat gula sudah berwarna coklat, aduk sesekali saja saat gula kelihatan mencair. Jika terlalu sering diaduk akan menggumpal.
Bahan B
1 ½  gelas                    tepung terigu segitiga biru (pake gelas 200cc)
½  gelas                       tepung tapioka

Bahan C
6 butir                         telur
1 sdt                            baking powder
1 sdt                            baking soda
½  sachet (± 100 gr)    margarine, lelehkan
½ kaleng                      susu kental manis
Cara membuat:
1.      Kocok telur dengan whisk/spatula hingga rata. Kocok satu arah (searah/berlawanan jarum jam).
2.      Tambahkan baking powder dan baking soda, aduk terus dengan arah yang sama.
3.      Tambahkan margarine, aduk terus dengan arah yang sama, tidak perlu sampai larut.
4.      Tambahkan tepung terigu dan tapioka, aduk satu arah hingga margarine larut.
5.      Masukkan susu kental manis, terus aduk satu arah. Semakin lama pengadukan yang dilakukan di tahap ini, hasil seratnya akan semakin bagus.
6.      Masukkan karamel yang sudah dingin. Aduk rata. Tuang di loyang tulban yang sudah diolesi margarine dan tepung terigu.
7.      Panggang suhu 180oC selama 45 menit atau hingga kecoklatan, gelembung diatas cake sudah kempes. Potong setelah dingin.

Proses pembuatan caramel




Pembuatan kue ini buat saya agak tricky pas bagian membuat karamel. Karena takut gosong, saya terlalu cepat menambahkan air sehingga warna cakenya tidak nyoklat tapi malah keemasan hihihi

Dan inilah hasil penampakan kue sarang semut hasil dari dapur saya, buat saya hasilnya kurang memuaskan. Minusnya itu warna cake yang tidak nyoklat dan sarang semutnya kurang. Tapi berharap semoga bisa tetap lulus di tantangan kali ini biar bisa jadi anggota tetap KBB.

Hasil tantangan kue sarang semut



21 March 2016

Kue Lontong Paris

Lama vakum menulis di blog, tiba-tiba dapat moment yang pas untuk mengisi lagi blog ini. Ceritanya saya pengen gabung di klub berani baking (KBB). Salah satu syarat untuk bisa di terima di klub ini yaitu calon anggota harus bisa melewati 2 tantangan resep. Tantangan akan di kirim ke email kita berupa "surat tjinta" yang berisi resep yang harus di taklukkan (hihihi lebay amat sih bahasanya).

Nah hasil bakingnya itu boleh di posting di blog buat yang punya, trus di setor ke admin. Buat yang tidak punya blog bisa kirim laporan via email berupa cerita + foto hasil bakingnya.

Berkali-kali dapat surat tjintah dari KBB saya terpaksa harus pending karena saat itu lagi hamil besar dan mood bakingnya lagi jongkok. Setelah Melahirkan, dan sekarang bayinya udah hampir 2 tahun, semangat lagi masak-masaknya. Jadi lontong paris ini merupakan tantangan pertama yang saya lakukan untuk gabung di kbb.


Awal bulan Maret ini, tiba-tiba dapat surat tjinta lagi trus tantangannya KBB#51 kuker klasik "lontong paris". Di daerah saya lontong paris ini lebih di kenal dengan nama kue kurma. 

Susah-susah gampang juga untuk melewati tantangan ini. Susahnya karena saat niat saya untuk ikut tantangan ini sudah full, bahan & alat sudah siap ehhh Ahdan (23m) malah demam+bapil. Yah terpaksa kerjanya dicicil sampai 4 hari. 

Hari pertama saya sangrai kacang & cincang kasar secara manual, karena tak punya foodprocessor seperti yang tertera dalam resep, kalau pakai blender pasti hasilnya sangat halus.

Hari kedua, istirahat karena si kecil demam+batpil+rewel.

Hari ketiga, saat si kecil tidur saya mulai buat adonan, di bentuk trus di panggang. 

Hari keempat baru aku tambahkan karamel dan kacang cincang. Berikut resep dari kbb #51

Lontong Paris
(Bunda Yusnawati)

Adonan:
250 gram        margarin
200 gr              gula halus
2 bh                 kuning telur
2 sdm              susu bubuk
1 sdm              meizena
Vanili               secukupnya
400-450 gram tepung terigu, ayak

Lapisan Karamel:
Gula pasir
Kacang tanah kupas kulit, sangrai, cincang/haluskan dengan food processor (saya cincang secara manual).
Letakkan dalam wadah.

Cara:
  1. Kocok margarin dan gula halus hingga pucat tapi tidak terlalu putih. Masukkan kuning telur, kocok. Masukkan tepung terigu, meizena, dan susu bubuk, vanili sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan spatula. 
  2. Pulung adonan dengan plastik hingga berdiameter sebesar jari. Potong sepanjang 5 cm atau sesuai selera. 
  3. Panggang 160oC selama 30 menit atau hingga matang. Dinginkan. 




Cara membuat lapisan caramel (hari berikutnya):
  1. Lelehan gula pasir beberapa sendok makan dengan api kecil dalam wajan kecil. Biarkan gula meleleh dan berwarna keemasan. Aduk perlahan. Selanjutnya masukkan kue kering satu persatu dan balurkan dengan karamel hingga semua bagian kue tertutup karamel. 
  2. Segera gulingkan kue berbalut karamel ke wadah berisi kacang cincang.
  3. Diamkan hingga dingin. Angkat.
  4. Setelah pakai, wajan dibilas dengan air panas hingga bersih. Ulangi pembuatan karamel.
  5. Ulangi pembuatan karamel dan pembaluran kacang.


Kendala yang saya hadapi itu pas membalurkan kue kedalam karamel. Mesti cari tipsnya nih...hihihi.


Oiya....Lontong parisnya laris manis karena cookies ini salah satu kegemaran pak suami 😀.


31 August 2013

Review Oven Listrik Kirin KBO-200RAB


Setelah sekian lama tidak update tulisan, hari ini semangat banget buat posting karena dapat inspirasi dari oven listrik kirin baru hadiah dari suami http://www.smileycodes.info

Sejak sma saya dah mulai suka baking-baking, khususnya kue kering & roti manis kalau cake saya malas bin ogah bin enggan karena udah 4-5x bikin dan belum pernah sukses apalagi kalau harus hias-hias cake seperti blackforest atau kue tart. Kalau kue kering sih bukannya sukses terus tapi lumayan sering berhasil.

Sebelum beli oven ini, saya tentunya liat-liat review. Via google saya nemuin beberapa riview oven listrik kirin diantaranya bakingnfood, oven hunting, dan beberapa milis serta forum. Saya belinya di toko Alaska jalan Pengayoman Makassar, awalnya nyari yang 19 liter tapi stok nya gak ada. Yang ada stoknya cocok di hati dan kantong itu tipe KBO-200RAB. Adapun spesifikasinya:

  • Volatase 220V
  • Daya listrik api atas 400 watt
  • Daya listrik api bawah 400 watt
  • Kapasitas 20 liter
  • Berat 5.9 kg
  • Pengatur waktu 60 menit
Setelah mantap lihat-lihat barulah memantapkan hati beli oven kirin ini. Saya belum bisa banyak review karena baru pake sekali, kemarin saya coba bikin nastar keju. Di resep, panas oven 150 derajat selama 15 menit tapi setelah bunyi ting dari timernya kukernya masih lembek banget jadi suhunya saya naikin jadi 180 dan tambah waktu 5 menit. Hasilnya perfecto alias sempurna. Ini gambar oven dan hasil bakingnya


Seperti yang saya baca di blog bakin n food, ovennya mesti di 'gauli' terlebih dahulu biar bisa lebih akrab http://www.smileycodes.info, lebih tahu kalau kuker berapa suhu dan berapa menit kalau cake suhu dan waktunya berapa lama.

Sekian dulu reviewnya, nanti kalo sudah baking lagi saya update lagi yah.