05 August 2010

Belajar Membaca Usia Balita


Mengenalkan buku pada anak sejak bayi, sudah banyak di lakukan orang tua sekarang ini. Memberikan buku ukuran kecil yang gampang di pegang oleh tangan si kecil dan isi buku yang berupa tulisan yang cukup besar di tambah gambar lucu membuat sang anak jadi tertarik. Hal di lakukan orang tua dengan harapan anaknya menjadi suka dengan buku dan beberapa orang tua berharap anaknya bisa dengan cepat bisa membaca.

Kami pun melakukan hal yang sama, sejak Abila usia 9 bulan kami mulai memberikan buku dengan gambar-gambar binatang, buah-buahan, benda-benda disekeliling yang sering dia temui seperti meja, kursi, payung dan lain-lain. Dan alhamdulilah saat ini kami bisa melihat bagaimana ketertarikan Abila terhadap buku, guru di sekolahnya pun berkata kalau dia begitu semangat ketika tiba waktu guru membaca buku cerita.
 
Abila telah berusia 4 tahun, terpikir oleh saya untuk mengajarkan dia membaca. Bukan tanpa sebab atau karena ingin memaksakannya segera bisa membaca, tapi karena melihat perkembangan yang cukup memadai untuk itu. Dia telah mengenal huruf, baik itu huruf kecil maupun huruf besar. Dia sudah bisa mengeja namanya sendiri (dalam English), menyebutkan huruf pada tulisan-tulisan yang dia temui misalnya Chair. 

Tapi ketika niat itu hendak saya ekspresikan terbenturlah saya pada metode yang akan saya gunakan. Kalau dulu, kita di ajar membaca dengan metode seperti ini

B - U = BU
K - U = KU
dibaca BUKU

Nah bagaimana dengan membaca bahasa Inggris yang tulisannya beda dengan bacanya

B - O = BO
O - K = OK (kalau dalam English bacanya Oke)
masakan harus dibaca Booke....he..he

Dari sinilah kemudian saya jadi mengerti mengapa metode glenn domann itu di pakai di sini termasuk di sekolah Abila.

Bagaimana metode glenn doman di pakai disekolah Abila? Akan saya tulis di postingan berikutnya. 


Image from http://korananakindonesia.wordpress.com/

0 comments:

Post a Comment

Berkomentar yang sopan sangat disenangi, komentar spam akan di hapus. Thanks!!