12 January 2010

Seminggu Pertama di Honolulu

Saat kami tiba di honolulu rabu 6 januari, jam menunjukkan 07.00 pagi. Tapi karena k agus mendapat secondary interview dan ada acara bongkar kopor jadilah kami meninggalkan airport jam 08.30 pagi. Kami sewa taxi dari airport ke apartment yang berjarak kurang lebih 8,1 mi, ditempuh kurang lebih 10 menit karena disini tidak macet...cet..,tapi bayar taxinya yah ampiuuuun hampir $40 = empat ratus ribu Smiley

Sampai apartment, masukin 4 kopor yang berat-berat itu ke dalam kamar. Trus nyamperin dapur mungil di depan, seneng deh liat dapur mungil dengan kompor listrik 4 tungku, kulkas, microwafe. Habis nyamperin dapur, kami bertiga tidur karena sangat ngantuk, maklum masih jet lag soalnya di makassar sudah jam 3 subuh hari kamis.


Bangun tidur sudah jam 2 siang, kelaparan. So, kami bergegas mandi dan keluar nyari makan. Kebetulan dekat apartment kami ada burger king, jadi suami ngajak kesana. Aku sih nurut saja, soalnya dia lebih menguasai medan. Ke Burger king, jalan kaki kurang lebih 4 menit. Pesan 2 burger + Cola medium, french fries 2, dan orange juice small 1 semuanya $11. mmmm karena lapar kami makan dengan lahap Smiley...., Disini beda lagi aturannya dengan di indonesia. Disini, kita dikasi gelas kosong, jadi cola-nya isi sendiri, dan boleh nambah 1x. Cuman yang 1 gelas ini saja saya kewalahan menghabiskannya, trus kalo selesai makan kita juga yang bersihkan meja tempat kita makan. Jadi sampahnya buang sendiri, mejanya di lap sendiri.

Dari Burger King, kami menuju halte bus. Mau naik bus ke Don quijote, salah satu supermaket yang kata k agus barangnya murah-murah tapi kebanyakan barang dari jepang. Dari apartmen ke burger king, Abila naik stroller. Asyik juga disini jalan kaki, semua serba teratur. Disini kendaraan sangat menghargai pejalan kaki. Jadi tidak mesti takut ketabrak yang penting kita pejalan kaki juga harus ikut dengan aturan yang ada. Misalnya kalo mau nyebrang, harus ditempat penyebrangan dan mesti memencet tombol bahwa kita mau nyebrang, nanti di samping lampu merah itu ada lampu putih nyala tanda boleh nyebrang baru deh kita boleh nyebrang.

Dari halte bus dekat apartment menuju ke don quijote, kurang lebih 13 menit. Cuman bus nya mahallllll, perorang mesti bayar $2,25. Kalkulator rupiah di otakku berjalan lagi = Rp 22.500, jadi kalo 2 orang mesti bayar 45 ribu Smiley. Tapi kalo naik bus lagi kurang dari dua jam, tidak mesti bayar lagi alias free. Sebenarnya kalo pelajar seperti k agus dapat potongan, cuman karena kemaren kartunya cuma berlaku 1 semester dan belum sempat di perpanjang yah jadi bus nya mesti bayar full.


Sampai di don quijote, beli bahan2 dapur + isi kulkas yang bener-bener dibutuhkan sesegera mungkin. karena kata k agus yang lebih murah itu di china town. Jadinya kita cuma beli beberapa kebutuhan yang emergency. Dari don quijote, karena belum 2 jam, kami pulang dengan bus gratis.


Malamnya, ada Mike yang mengajak ke Hale Manoa buat nongkrong dan kenalan sama anak indonesia lainnya. Mike, ibunya orang Indonesia papanya canada kalau gak salah trus tampang bule abis... Sampai di Hale manoa, ada beberapa teman indonesia yang lagi nongkrong minum kopi, ada pak Agung, pak Zulham, K Endri, K Latifa, Ridho. Bercerita panjang lebar sampai akhirnya jam 10 malam, kami kemudian di ajak naik ke lantai 9. Ternyata ada barang-barang warisan buat kami dari mahasiswa yang selesai / balik ke indonesia Desember kemaren. Kami dapat piring, mangkuk, rice cooker, pemanggang roti, panci buat masak, dll. wah asyik juga, kan ga perlu beli lagi tuh. Oiya sebelum saya datang k agus udah beli panci 5 susun buat masak, coantik banget, lengkap dengan mangkuk untuk microwave 5 susun juga. Trus suami juga dapat warisan microwave, TV, DVD player, sebelum balik ke indonesia ngejemput saya dan Abila. Jadi semuanya udah lengkap deh peralatan masaknya.

Dari Hale manoa, balik kerumah. Tapi kami bertiga tidak bisa tidur, jadilah saya with suami ngakses internet. Abila nonton upin & ipin, jam 2 dinihari baru kami bisa tidur Smiley, tapi kami terbangun jam 1 siang ke esokan harinya.



Kami banyak menghabiskan waktu dirumah, untuk benar-benar memulihkan rasa lelah karena perjalanan jauh Indonesia-Honolulu. Sesekali kami ke walmart, ala moana shopping center (salah satu mall di honolulu), atau ke taman ajak abila main. Disini tamannya banyak, dekat rumah saja ada 3 taman, taman ini sangat luas dan disalah satu sudutnya ada playground.





Saya juga sudah sempat ke china town, disana banyak sekali barang-barang asia. Barang dari indonesia juga ada tapi harganya jangan ditanya, apalagi kalkulator rupiah selalu jalan di otak saya seperti indomie goreng $1 untuk 2 yang artinya 4500/pieces (kurs 1$=Rp9000). Saya beli beberapa sayur seperti kol, kangkung, bayam, kacang ijo, timun, dan beli cobek juga yang harganya $25

yah karena butuh, semua harus dibeli. K agus nyaranin untuk tidak terus-terusan mengkurskan dolar dengan Rp9ooo tapi 1$ = Rp 1000, Ok akan saya coba....


Oiya, tetangga apartment kami juga baik-baik. Tapi mereka sudah pada tua, umur 50 tahuan ke atas. Mereka ganti-gantian datang bawa perment, bunga, boneka, mengucapkan selamat datang pada kami (tetangga baru)Smiley.


Balik lagi soal warisan, abila juga tidak ketinggalan dapat banyak mainan dari anaknya pak made dan bu Nani. Anaknya ada dua, Tiara dan aria. Mereka sudah hampir 10 tahun di honolulu, jadi mainan ananknya yang sudah tidak terpakai di berikan ke Abila. Tentu dengan senang hati kami menerimanya.


Sekian dulu yah ceritanya, nantikan kisah kami yang lainnya.....Smiley

0 comments:

Post a Comment

Berkomentar yang sopan sangat disenangi, komentar spam akan di hapus. Thanks!!