09 February 2010

Perjalanan Makassar - Honolulu 3 (Tamat)


Cerita sebelumnya bisa di baca di sini

Sampai Narita sudah jam 18.00, waktu di Jepang sama dengan waktu Indonesia timur. Narita Airport lebih besar lagi dari bandara Taiwan. Sayangnya kami cuman 1,5 jam Narita. Jangankan jalan-jalan, nyari makan pun tidak sempat. Sesaat setelah kami keluar dari pintu pesawat, kami penumpang transit di haruskan masuk kesebuah ruangan untuk security check. Lagi-lagi isi tas dikeluarkan semua. Air mineral yang saya bawa, di tes disebuah mesin. Kemudian petugas tersebut membuka tutup botol air mineral tersebut dan menciumnya. "it's OK" katanya. Dan alhamdulilah lagi-lagi pernak-pernik abila lolos. Oiya, di Jepang saya juga mendapatkan stroller abila setelah turun dari pesawat.

Setelah security chek selesai, abila mau pipis lagi. Nyari toilet lagi, di Jepang toiletnya lebih canggih lagi, dan alhamdulilah ada airnya bukan cuman dapat tisue.... Di samping toilet ada semacam meja kecil buat nyimpan bayi atau ganti popok bayi. Dari toilet nyari gate 71 untuk tempat pesawat kami. Dari Denpasar Taiwan kami gunakan China airlines, dari Taiwan ke Jepang ganti pesawat tapi dengan maskapai yang sama. Pesawatnya lebih besar. Dan dari Narita ke Honolulu kami gunakan pesawat yang sama. 

Sebelum naik pesawat kami harus security check lagi, sampai-sampai bule yang ada di belakang saya ngomel-ngomel dengan ketatnya pemeriksaan. Semua isi tas saya diperiksa, jaket dan sepatu harus di buka, abila pun mendapat perlakuan yang sama. Tapi Alhamdulillah, pernak-pernik abila lolos lagi. Kali ini UHT nya sisa 3 kotak.

Di Narita, suhu nya normal. Tidak sedingin di Taiwan. cuaca juga cerah. Kami meninggalkan Narita jam 19.45 waktu Jepang. Tidak sempat nyari makan, lapar banget..hik..hik.

Saat pesawat sudah di udara, pramugari mulai membagi makanan. Kami bertiga paling awal di beri makanan, mungkin karena pramugari tadi sehingga kami di beri makanan beda. Pas buka kotak makanannya, isinya kentang rebus dan ikan. Saya dan abila tetap tidak bisa memakannya, rasanya benar-benar aneh. Jadi saya cuman makan roti yang sama yang di berikan pada penerbangan Taiwan - Narita. Saya coba menengok makanan, penumpang yang berada di belakang saya. Wah makannya kok nasi, saya jadi merasa sangat lapar. Lirik ke samping dan di depan juga dapat nasi.... saya dan k agus jadi senyum-senyum. Gara-gara pramugari yang baik hati tadi (penerbangan Taiwan-Jepang) kami tidak kebagian nasi. 

Abila mulai protes, dia bilang "saya mau nasi". K agus coba ke pramugari, apa ada nasi lebih buat abila. Beberapa saat kemudian, seorang pramugari datang membawa sekotak makanan. Yah..isi kotaknya nasi tapi lauknya pork....ampiuuuun. Mau makan saja kok susah. Pramugarinya pergi setelah k agus mengatakan kalau kami tidak makan pork. Beberapa menit kemudian, pramugari yang sama datang lagi membawa kotak makanan, kali ini isinya nasi dan ikan. Alhamdulilah...., abila makan dengan lahap. Nasinya di habiskan.

Penerbangan Japan - Honolulu, cukup lama. Abila, asik main sticker yang di tempel ke buku gambar. Semuanya sudah saya persiapkan sebelum berangkat, beli sticker selusin. Buku gambar 3 buah. Jadi abila tidak begitu bete di pesawat. Setelah puas main sticker, abila pun tertidur. Saya tidak mau ketinggalan.

Jam 11 wita (11 malam wita, tapi udah hampir subuh di honolulu), saya terbangun dan buka penutup jendela pesawat. Melihat keluar....

awalnya, saya pikir laut, tapi setelah memperhatikan baik-baik ternyata awan, Subhanallah!!! Cantiknya pemandangan ini.
Bandara di selimuti kabut tebal ketika kami tiba di Honolulu. Saat itu jam 07.00 pagi hari rabu (di makassar sudah hari kamis jam 1 malam), artinya kami dua kali melewati hari rabu karena saat kami ditaiwan dan jepang hari rabu juga.

Tiba di bandara honolulu, kami harus ke bagian imigrasi dulu. Antriannya panjaaaaaaaaaaaaaang, tapi karena saya bawa bayi kami di panggil di loket lain (semua yang punya anak kecil). Passport, visa dan DS kami di periksa, tapi k agus harus masuk ke ruangan secondary interview. Banyak juga yang masuk di secendoray interview, benar-benar ribet masuk di negara ini. Tapi kami tidak begitu lama di ruangan ini, dari sini kami menuju ke baggage claim. Setelah di baggage claim harus melewati pemeriksaan koper lagi...duhhh udah capek gini masih harus melewati boanyak prosedur Smiley
Nyampe Honolulu, hilanh deh hasrat buat motret-motret, jadinya gak ada tuh foto-foto "WELCOME TO HONOLULU"....., soalnya udah capek, lapar, ngantuk. Campur deh semua

Dan lombok yang aku bawa jauh-jauh dari indonesia harus berakhir di tong sampah. Kata petugasnya, kalo sudah diolah boleh tapi kalau masih segar tidak boleh, secara aku bawa lombok yang masih segar. Tau kan lombok yang biasa makan di mie titi, yang lomboknya di rendam dalam air cuka....
Setelah pemeriksaan kami pun keluar dari bandara menuju apartment...., Alhamdulilah aku udah nyampe di Honolulu. Perasaan campur aduk, senang...capek, gembira, exited...wooow saya udah di US, di US Bo!!! Smiley, Smiley, Smiley,

Oiya dari perjalanan ini, aku sangat salut dengan beberapa kejadian misalnya tiap kali antri kami yang mebawa anak dan orang cacat selalu didahulukan agar tidak antri terlalu lama. Saya juga ingin berbagi tips buat teman-teman yang akan bepergian/terbang jauh dan bawa anak, sebaiknya bawa stroller. Stroller ini sangat membantu. Trus bawalah makanan kesukaan anak termasuk makanan berat seperti goreng ayam + nasi misalnya, biar diperjalan anak bisa tetap terjaga asupan makanannya. Sebenarnya saya pengen bawa makanan tapi saya selalu dihantui rasa khawatir kalau-kalau nanti tidak boleh...
Oke, sampai sini dulu ceritanya... mau bobo..
Tamat

0 comments:

Post a Comment

Berkomentar yang sopan sangat disenangi, komentar spam akan di hapus. Thanks!!