ePrivacy and GPDR Cookie Consent by Cookie Consent KOTAK BINTANG: my little princess
Showing posts with label my little princess. Show all posts
Showing posts with label my little princess. Show all posts

20 November 2011

Abila Terima Rapor Quarter 1


Minggu ini adalah minggu penerimaan rapor di sekolah Abila. Berbeda dengan sistem penerimaan rapor saya jaman sekolah dulu, dimana dalam sehari semua orang tua siswa datang kesekolah mengambil rapor anak dan saling bertanya, anaknya ranking berapa? Matematikanya dapat nilai berapa? Ooow kalau anak saya dapat sekian, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang  mencoba membandingkan anaknya dengan anak lain.

Disekolah Abila, penerimaan rapor di adakan selama seminggu. Jadwal penerimaan rapor mulai 17 Nov sampai 21 Nov dari jam 1 pm - 3 pm. Satu minggu sebelum penerimaan rapor, orang tua di suruh memilih hari dan jam yang available untuk mereka mengambil rapor. Kami memilih tanggal 20 Nov jam 1.45 pm. Di kelas sepi, hanya ada guru yang

21 September 2011

Keseleo Siku

Sore itu, saya, Abila dan papanya menuju Kuhio elementary school untuk melihat ruangan yang bakal Abila tempati selama bersekolah di kindergarden. Siswa kindergarten di Kuhio elementary school di bagi 4 ruangan, masing-masing ruangan ada 20 siswa dan 2 guru.


Setelah melihat pengumuman, Abila merengek main di playground sekolah. Yah, karena dirumah juga tidak ada kegiatan kami pun menuruti kemauannya. Saat tengah bermain, dia datang lagi merengek minta di tolong untuk di gendong saat main di monkey bar karena dia 

02 September 2011

Sekolah di Kindergarten

Tiga minggu sudah Abila sekolah di kindergarten, Alhamdulilah Abila menempati kelas yang lumayan banyak di minati orang tua murid. Bukan karena kelas unggulan, tapi gurunya merupakan guru favorit dari 4 kelas kindergarten yang ada.

Lumayan banyak juga perbedaan ketika dia masih preschool. Ketika masih di preschool, saya bisa mengantarnya lebih awal karena kelas di buka sejak jam 7.00. Jadi kalau saya ada kerja pagi, lumayan tenang karena dia sudah bisa di sekolah jam 7.00 am. Pulangnya pun jam 5.00 sore. 

Berbeda halnya di kindergarten, aturan yang ada, anak tidak boleh di tinggal sebelum 7.50 am (tepat saat bel untuk berbaris berbunyi). Alasannya, jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan misalnya anak jatuh pihak sekolah tidak akan bertanggung jawab. Pulang sekolah juga lebih awal, jam 2.00 siang. 

16 August 2011

I'm in Kindergarten Now!

Tepat 9 Agustus, Abila mulai bersekolah di kindergarten.

Di US, kindergarten masuk dalam formal school sehingga elementary alias sekolah dasanya hanya sampai kelas 5.

Sebelum sekolah di mulai, semua siswa yang mendaftar di kindergarten wajib untuk mengikuti tes.

Awalnya saya kaget mengetahui adanya tes awal, tapi ternyata tesnya bukanlah separah yang saya pikirkan. Pihak sekolah hanya ingin mengetahui kemampuan anak mengenal huruf, angka 1-100, bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran. Setelah pihak sekolah mengetahui, anak-anak tersebut tidak di kelompokkan sesuai kemampuan mereka tapi justru di mix.

30 July 2011

Kisah di Balik Ulang Tahun Abila ke 5

Sebulan sebelum Abila birthday, dia telah merequest cake apa nanti buat ultahnya. Birthday cake yang dia inginkan adalah princess cake.


Jadilah mamanya sibuk online mencari resep dan tips membuat cake. Maklum belum pernah sekalipun bikin kue tart. Dari hasil pencarian ketemulah dengan link ini yang memberikan resep beserta video cara membuat princess cake. Link tersebut adalah web dari bettycrocker yang merupakan merk terkenal untuk bahan-bahan kue. Setelah melihat video berulang kali, maka pede lah saya untuk membuat cake tersebut.

31 October 2010

Surat Cinta dari Sekolah #2 (Selesai)


Saya mesti menunggu hingga hari Jumat, baru bisa menuliskan postingan ini, meskipun saat Jumat beranjak pergi tak juga saya menengok blog ini.

Setelah mengumpulkan mood, akhirnya malam ini kuselesaikan juga postingan yang merupakan sambungan dari postingan surat cinta dari sekolah.


25 October 2010

Surat Cinta dari Sekolah

Dua hari yang lalu, saat suami menjemput Abila di sekolah, pihak sekolah memberikannya dua buah surat cinta. Surat cinta pertama berisi pemberitahuan tentang "kecelakaan kecil" yang terjadi pada Abila saat bermain bersama temannya di halaman sekolah. Isi suratnya seperti ini

describe what happened: During outdoor play time at 11.05 child was playing and another child accidently bumped into Abila. Abila cried for about one minute while telling staff what happened. staff washed with water and iced for 3 minute. child resume play after resting.
Describe injury: Bump on her upper lip no visible mark
first aid given by:...dst

06 August 2010

Hujan


Pagi ini seperti biasa, Abila selalu susah untuk di bangunkan. Tiap pagi ada saja yang saya mesti buat biar dia tertarik untuk bangun tanpa harus menangis. Kadang saya memutar video Ria enes & Suzan di youtube yang berjudul Suzan masuk sekolah, sengaja mengeraskan volumenya dan dia pun bangun sambil bernyanyi. Dan banyak lagi cara-cara yang lain.

Seperti pagi ini
Sejak jam  6, hujan turun cukup deras. Sayapun membujuk Abila untuk bangun, mandi dan berangkat sekolah. Bujukan mautnya pagi ini yaitu menjanjikannya memakai raincoat ke sekolah.

Raincoat ini berwarna kuning cerah dengan gambar animasi kelinci dan wortel. Belum pernah dia gunakan sekalipun, jadi ketika saya mengatakan "ke sekolah pakai raincoat yellow" dia langsung bersemangat membuka mata dan ingin segera mandi.

Mandi, pakaian, nyisir rambut telah selesai. Sekarang waktunya berangkat sekolah, dengan menggunakan raincoat kita pun berangkat. Tapi ternyata hujan di luar sudah berhenti http://www.smileycodes.infohanya tersisa gerimis kecil, tapi saya diam saja tidak ingin mematahkan semangatnya untuk memakai  raincoatnya. Tapi ternyata Abila nyadar juga dan bilang "mama hujan nya sudah tidak ada, saya mau hujan yang besar" sambil muka mulai di tekuk pertanda kecewa.

Sambil terus berjalan (khawatir tantrumnya kambuh), saya coba menghibur..., ntar di bagian sana hujannya besar http://www.smileycodes.info. Ayo jalan yang cepat biar hujannya tidak keburu berhenti. Dia pun manut, dan menyegerakan langkahnya, meskipun sesekali terdengar kata-katanya "saya mau hujan besar mama"

Untungnya pas dekat sekolah, hujan besar beneran alias bukan cuman gerimis. Abila pun tersenyum.. "ma, sudah besar hujannya"........


image from here

Membaca metode Glenn Doman

Di postingan kemarin saya menuliskan keinginan saya mengajarkan Abila untuk membaca yang mentok karena bingung gimana caranya klik disini bila belum baca. Seperti janji saya kemarin, kali ini ingin bercerita cara guru di sekolah Abila mengenalkan huruf dan angka sekaligus membaca dan berhitung pada murid mereka.

Abila masuk di pre school (usia 3.5 tahun), baru mampu menghafal angka 1 sampai 10 dan menyanyikan lagu ABC, tanpa tahu bentuk dari angka dan huruf tersebut. Selama hampir dua bulan saya menemani dia dalam kelas untuk 1 jam pertama. Selama itu pula saya bisa melihat bagaimana guru-gurunya (3 orang guru) mengajar anak-anak. 

Sebelum kelas di mulai (08.00 am), seorang guru akan menaruh kertas  di depan kelas (kertas yang telah ditaruh nama tiap murid) gambarnya bisa di lihat di bawah
klik gambar untuk memperbesar
Kertas ini di susun berbentuk lingkaran, jadi saat tiba waktu kelas di mulai masing-masing anak akan menempati tempat sesuai namanya. Coba perhatikan tiap anak menduduki kertas, di tiap kertas itu ada first name tiap anak.

Kegiatan ini berlangsung 10 menit, bersay hello dengan guru dan teman yang lain kemudian bernyanyi dengan kata-kata "before you eat a breakfast, you must to wash your hand...dst" sambil menggosok-gosok kedua tangan. Setelah itu mereka antri untuk cuci tangan, kemudian makan dan kembali ketempat ini lagi. 
Sesi kedua di circle class ini adalah menghitung jumlah teman, yang sebelumnya memisahkan boys dan girls dengan lagu seperti ini "if you a girl (boys) please stand up!!" kemudian seorang di tunjuk untuk menghitung dan menuliskannya di papan angka dari jumlah girl atau boys. Sesi ini menurut saya mengajaran anak jenis kelamin dan mengenalkan angka.

Sebelum sesi ini berakhir, guru akan memperlihatkan kertas berbentuk bintang yang juga terdapat nama anak disitu. Seperti gambar di bawah ini.

Ketika guru memperlihatkan satu bintang, anak yang tercantum namanya disitu akan menukarkan nama yang dia duduki sebelumnya dengan bintang ini. Bintang ini kemudian di rekatkan pada dinding dan mereka bebas bermain dalam ruangan (postingan tentang ini, telah saya tulis disini).

Di sekolah, masing-masing anak juga memiliki kotak tempat mereka menyimpan barang-barang seperti selimut, jacket, topi, tas. Di depan kotak ini ada nama mereka masing-masing.

Jadi anak familiar melihat tulisan nama mereka, dan lama kelamaan mereka jadi mampu menuliskan nama mereka sendiri.

Untuk hal lain dari metode ini, hampir semua tempat terdapat tulisan dan gambar. Misalnya tempat gunting, akan ada tulisan scissors dan gambar gunting, jadi anak-anak ketika membereskan mainan jadi tahu tempat meletakkan kembali barang-barang yang telah mereka gunakan.

Ok..sekian ceritanya. Sampai jumpa di postingan berikutnya......

05 August 2010

Belajar Membaca Usia Balita


Mengenalkan buku pada anak sejak bayi, sudah banyak di lakukan orang tua sekarang ini. Memberikan buku ukuran kecil yang gampang di pegang oleh tangan si kecil dan isi buku yang berupa tulisan yang cukup besar di tambah gambar lucu membuat sang anak jadi tertarik. Hal di lakukan orang tua dengan harapan anaknya menjadi suka dengan buku dan beberapa orang tua berharap anaknya bisa dengan cepat bisa membaca.

Kami pun melakukan hal yang sama, sejak Abila usia 9 bulan kami mulai memberikan buku dengan gambar-gambar binatang, buah-buahan, benda-benda disekeliling yang sering dia temui seperti meja, kursi, payung dan lain-lain. Dan alhamdulilah saat ini kami bisa melihat bagaimana ketertarikan Abila terhadap buku, guru di sekolahnya pun berkata kalau dia begitu semangat ketika tiba waktu guru membaca buku cerita.
 
Abila telah berusia 4 tahun, terpikir oleh saya untuk mengajarkan dia membaca. Bukan tanpa sebab atau karena ingin memaksakannya segera bisa membaca, tapi karena melihat perkembangan yang cukup memadai untuk itu. Dia telah mengenal huruf, baik itu huruf kecil maupun huruf besar. Dia sudah bisa mengeja namanya sendiri (dalam English), menyebutkan huruf pada tulisan-tulisan yang dia temui misalnya Chair. 

Tapi ketika niat itu hendak saya ekspresikan terbenturlah saya pada metode yang akan saya gunakan. Kalau dulu, kita di ajar membaca dengan metode seperti ini

B - U = BU
K - U = KU
dibaca BUKU

Nah bagaimana dengan membaca bahasa Inggris yang tulisannya beda dengan bacanya

B - O = BO
O - K = OK (kalau dalam English bacanya Oke)
masakan harus dibaca Booke....he..he

Dari sinilah kemudian saya jadi mengerti mengapa metode glenn domann itu di pakai di sini termasuk di sekolah Abila.

Bagaimana metode glenn doman di pakai disekolah Abila? Akan saya tulis di postingan berikutnya. 


Image from http://korananakindonesia.wordpress.com/

20 July 2010

Enjoy...

Jumat 16 Juli kemarin tahun ajaran berakhir disekolah Abila, sekarang liburan seminggu. Tanggal 26 nanti balik lagi sekolah tapi masih disekolah yang sama, guru yang sama beberapa teman yang sama tapi ada teman-teman baru tentunya.

Abila masih di Kuhio Pre-Plus Head start (kalau di Indo namanya play group), Insya Allah tahun depan baru masuk TK (kindergarten) soalnya disini gak ada istilah TK A - TK B. Jadi usia 4.5 tahun bisa masuk kindergarten, 5.5 masuk kelas 1 SD (elementary school), elementary schoolnya cuman sampai kelas 5, kelas 6 itu disini artinya kelas 1 smp...dan seterusnya.

Setelah 6 bulan disini, Abila sudah mulai enjoy. Sekolah tidak mesti di temani lagi seperti awal-awal dulu, yang sudah saya cerita disini. Abila juga tidak komplain lagi soal makanan disekolah yang awalnya begitu membuat dia stress sampai kadang pas pulang sekolah minta makan yang banyak http://www.smileycodes.info .

Selama proses adaptasi disini, Abila pun pernah temper tantrum yang sungguh membuat saya dan suami sempat stress. Sedikit saja kami berdua salah ngomong, dalam artian ngomong tidak sesuai keinginannya misalnya melarangnya atau tidak menuruti keinginannya dia akan mengamuk, nangis histeris bahkan pernah dia tantrum di sekolahnya sampai-sampai gurunya kaget karena baru kali itu mereka melihat anak temper tantrum. Waaktu itu saya melarangnya memainkan gelas. Pokoknya saat itu dia sangat sensi, ngalahin mamanya kalo lagi PMS..he..he http://www.smileycodes.info

Saat tantrum itu, sebenarnya Abila pun merasa tidak suka dengan keadaannya saat itu. Saya meyakini itu ketika secara tidak sengaja habis shalat magrib jamaah dia spontan berdoa "Ya Allah Tuhanku Jangan Buat Hatiku Sedih".  Dan alhamdulilah semua telah berlalu, berkat izin Allah dan kerja sama antara papa-mama dan tentunya Abila.

Sekarang Abila sudah bisa menikmati hari-harinya disini, dirumah ataupun disekolah. Kosa kata Englishnya juga sudah lumayan banyak di banding mamanya, bahkan kadang papanya pun dapat kosakata baru dari Abila..http://www.smileycodes.info

Alhamdulilah ya Allah...Engkau mengabulkan doa kami. 
Senang rasanya melihat si kecil yang bentar lagi bakal ultah ke 4, bisa melewati rasa stressnya. Ya...semua butuh kesabaran, kerja sama dan atas izin-Nya tentunya.


image from here

23 May 2010

Solusi Buat Anak Picky Eater


Anak picky eater atau susah makan sering kali jadi bahan diskusi ibu-ibu. Contohnya, saya punya beberapa teman yang anaknya juga seumuran abila. Saat Abila masih usia 1-2 tahun, kami sering diskusi soal anak kami yang sulit makan. Salah satu keluhan teman yaitu anaknya makan sampai 1 jam hanya untuk sepiring kecil makanannya.


Berbagai teori yang bertebaran di internet maupun majalah coba diterapkan dengan mencoba pernak-pernik makanan yang bisa menarik perhatian si kecil, atau makanan disajikan dengan bentuk yang bisa menarik perhatiannya. Tapi semua itu seolah tidak bereaksi apa-apa terhadap anak-anak kami.

06 May 2010

Hanya Butuh Waktu


Kali ini mau cerita soal artis blog ini, siapa lagi kalo bukan our little angel "Abila Fauziyah Agussalim". Ini tentang perkembangannya di sekolah.

Sebelumnya pernah cerita gimana minggu pertama Abila sekolah disini, juga soal makanan disekolahnya disini. Awalnya begitu susah, bukan cuma buat Abila tapi juga buat saya dan suami.

Mengingat kembali gimana awalnya Abila ogah untuk sekolah setelah 3 hari bersekolah dan tidak merasa nyaman akibat merasa asing dengan teman, guru, bahasa, makanan dan lain-lain. Setiap pagi saya harus mendengar kata-kata mau sekolah tapi mama temani disekolah. Setiap hari saya mengantarnya kesekolah dan tinggal menemani Abila sarapan sampai jam 9.00, jam 11.30 saya harus kembali lagi kesekolah buat menemaninya makan siang sekaligus menjemputnya karena  Abila tidak ingin tidur siang di sekolah. Ketika saya telat sedikit datang menemaninya makan siang, saya akan mendapatinya menangis menghadapi makanannya. Saat itu kadang saya berpikir, sampai kapan Abila akan seperti ini.

27 April 2010

Tempert Tantrum 2 (selesai)

Tantrum pertama kali yang diperlihatkan Abila, membuat saya bingung harus berbuat apa. Kejadian di mall itu tidak singkat, kami memaksa diri pulang meskipun dia sedang menangis keras. Sepanjang perjalanan mungkin karena capek dia tertidur di motor, tapi sampai rumah dia melanjutkan tangisnya. Teriak-teriak keras, saya hanya diam melihatnya. Dia menangis 1 jam lebih membuat matanya bengkak. Saya agak lupa, gimana caranya saat itu dia bisa diam.

Keseringan tantrum mulai Abila perlihatkan saat papanya berangkat ke US, dia bisa menangis sampai 1 jam tanpa berhenti. Awalnya saya membujuknya, capek membujuk memukul (hal yang tidak seharusnya saya lakukan), kemudian mendiamkannya. Satu yang saya lihat, saya apakan pun dia tidak akan berhenti. Dia akan berhenti ketika dia capek dan ingin berhenti. Biasanya ketika dia capek, dia akan datang sendiri pada saya sambil menghapus air matanya "ma..saya sudah tidak menangis".

26 April 2010

Temper Tantrum



Bagi anda yang pernah atau sedang memiliki anak usia 3-5 tahun, mungkin tau bahkan mungkin pernah anaknya mengalami temper tantrum. 

Tempert tantrum ini merupakan luapan emosi anak yang tidak mampu di kelolanya. Sehingga berakhir dengan tangis, teriak, berguling-guling di lantai, melempar barang-barang dan lain-lain. Usia anak yang mengalaminya bervariasi, ada yang sejak usia setahun, ada yang menjelang 3 tahun.